Friday, January 4, 2019

Tak Ingin Kalah dari Xiaomi di India, Samsung Bakal Rilis Smartphone Murah


Dilaporkan Reuters, Samsung berencana merilis smartphone murah di India. Langkah yang diambil Samsung ini untuk dapat berkompetisi dengan kompetitornya, Xiaomi.

Maklum, pasar Samsung di India telah digerogoti Xiaomi dan membuat Samsung harus berpikir ulang. Di tiga wilayah di India, Samsung kalah dengan Xiaomi. Hal itu seperti yang dikatakan peneliti teknologi dari Counterpoint tahun 2018.

Nantinya, Samsung akan merilis smartphone seri M di India dan akan menjualnya melalui toko online-nya dan Amazon. Kepada Reuters, Samsung menyebut, operasi perusahaan di India akan membantu perusahaan menggandakan penjualan online.

"Seri M telah hadir untuk menyasar konsumen milenial di India," kata Head of Samsung Indian Mobile Business Asim Warsi.

Dia mengatakan, smartphone ini rencananya akan dirilis secara global, setelah lebih dahulu diperkenalkan di India, akhir Januari 2019. Asim Warsi menolak menyebut spesifik tentang porsi keuntungan smartphone dari bisnis online-nya.

Kendati begitu, penjualan smartphone Samsung di India menyentuh angka US$ 5,3 miliar dalam 12 bulan (sampai Maret 2018). Warsi mengatakan, smartphone Galaxy seri M ini harganya kurang dari US$ 141,8 (Rp 2 jutaan).

Perangkat ini hadir dengan baterai yang besar dan dukungan pengisian daya cepat. Samsung memang telah mempertajam bisnisnya di India. Di negara ini, terdapat satu miliar lebih pelanggan internet wireless, namun masih ada sekitar 350 juta orang yang masih belum memakai smartphone.

Tahun lalu, Samsung membuka pabrik smartphone-nya yang terbesar di dunia di New Delhi. Samsung juga membuka toko smartphone paling besar di dunia di negara tersebut, di Bangaluru, India.

"(Samsung) banyak (mendapatkan) insight, pusat riset dan pengembangan, dan untuk konsumen di India. Mereka dengan memiliki hubungan yang baik dengan banyak konsumen di berbagai belahan dunia lainnya," kata Warsi.

Sekadar informasi, bisnis Samsung di India menjual smartphone-nya melalui 250 ribu outlet ritel dan lebih dari 2.000 toko eksklusif, serta 2.000 service center.

0 comments:

Post a Comment