Thursday, May 16, 2019

Gunakan 4 Alat Kontrasepsi Ini Sebagai Cara agar Tidak Hamil


Cara agar tidak hamil yang paling sering dipilih oleh banyak pasangan adalah dengan menggunakan bantuan alat kontrasepsi. Penggunaan alat kontrasepsi dianggap lebih ampuh mencegah kehamilan, karena salah satu fungsinya mempengaruhi hormon seks yang berperan dalam pembuahan. Berikut ini adalah beberapa jenis alat kontrasepsi yang bisa Anda pilih. 

1. Kondom
Bagi Anda yang ingin mencegah kehamilan tanpa mempengaruhi hormon dalam tubuh, bisa memilih untuk menggunakan kondom. Kondom tersedia baik untuk laki-laki maupun wanita, namun yang banyak digunakan adalah kondom laki-laki. Alat vital laki-laki yang dibungkus dengan kondom, akan menghambat masuknya sel sperma ke dalam vagina. 

Keefektifan kondom dalam mencegah kehamilan mencapai 80%. Selain mencegah kehamilan, alat kontrasepsi ini juga dapat melindungi penggunanya dari risiko penyakit seksual menular. Umumnya kondom terbuat dari lateks, namun ada juga bahan khusus yang digunakan bagi pemakainya yang memiliki alergi terhadap lateks. 

2. Pil KB
Pil KB merupakan alat kontrasepsi yang dikonsumsi oleh wanita untuk mencegah kehamilan. Hormon estrogen dan progestin dalam pil, mempertebal mukus di bagian serviks, sehingga dapat menghambat sel sperma bergerak ke arah sel telur. Selain itu, pengonsumsian pil KB juga mencegah terjadinya ovulasi, sehingga tak ada sel telur yang dapat dibuahi oleh sperma. 

Agar cara agar tidak hamil dengan menggunakan pil KB berhasil, pil harus rutin dikonsumsi setiap harinya. Jika Anda rutin mengonsumsi pil KB, maka tingkat keberhasilannya dalam mencegah kehamilan mencapai 91%. Namun, jika Anda sering lupa mengonsumsinya, maka kemungkinan Anda untuk hamil setelah melakukan hubungan intim sangatlah tinggi.  

3. Implan 
Jika Anda takut dengan risiko hamil karena tak rutin mengonsumsi pil KB, maka Anda bisa memilih untuk menggunakan implan. Implan merupakan alat kontrasepsi berbentuk tabung kecil, yang dimasukkan ke dalam lengan atas. Alat kontrasepsi ini bekerja dengan cara memproduksi hormon progestin, yang dapat mencegah terjadinya ovulasi.  

Tingkat keberhasilan implan dalam mencegah kehamilan mencapai hingga 99%. Anda tak perlu repot mengonsumsi pil tertentu seti hari, karena dengan menggunakan implan, penundaan kehamilan bisa dilakukan hingga 3 tahun lamanya. Setelah 3 tahun, Anda bisa memutuskan untuk melanjutkan menggunakan implan atau memulai program kehamilan. 

4. IUD
Hampir sama dengan implan, alat kontrasepsi berbentuk IUD juga mencegah kehamilan dengan memasangnya di dalam tubuh. Bedanya, IUD dipasang di bagian uterus. Terdapat dua jenis IUD yang bisa Anda pilih, yaitu IUD Hormonal dan IUD Tembaga. IUD Hormonal bisa bertahan hingga 5 tahun, sedangkan IUD Tembaga bisa bertahan hingga 10 tahun lamanya. 

Itulah tadi 4 jenis alat kontrasepsi yang bisa Anda gunakan sebagai cara agar tidak hamil. Pemakaian alat kontrasepsi memang terbukti bisa mencegah kehamilan, dengan tingkat keberhasilan rata-rata di atas 90%. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang alat kontrasepsi lainnya, Anda bisa membaca informasinya di magazine orami.co.id. 

0 comments:

Post a Comment