Thursday, October 17, 2019

Cara Mempertahankan Detak Jantung Normal


Denyut jantung atau detak jantung merupakan debaran jantung per menit yang disebabkan dari adanya aliran darah yang melalui jantung. Jumlah detak janung ini sangat bervariasi, sangat tergantung pada usia, kondisi tubuh, kondisi jantung, aktivitas yang sedang dilakukan, suhu udara dan juga emosi. Selain itu, detak jantung ini bisa diketahui dengan menggunakan sebuah alat yang bernama Stetoskop. Dimana alat ini biasanya digunakan oleh para dokter untuk memantau kondisi jantung seseorang.

Lalu, dengan adanya kontraksi pada jantung ini bisa mengakibatkan terjadinya peningkatan tekanan darah dan denyut nadi di arteri. Denyut nadi ini diartikan sebagai kontraksi arteri (pembuluh darah bersih) per menit sebagai respons terhadap detak jantung. Jadi, jumlah detak jantung itu sama dengan denyut nadi, dan mengukur denyut nadi sama halnya dengan cara menghitung detak jantung. Itu sebabnya para dokter selalu menggunakan denyut nadi untuk memeriksa kondisi serta fungsi jantung apakah berjalan dengan baik atau tidak. Selain itu, pemeriksaan denyut nadi ini juga dilakukan untuk mengetahui aliran darah, menemukan tanda-tanda penyakit, dan bisa memeriksa kesehatan tubuh secara umum. 

Perlu diketahui bahwa nadi manusia rata-rata berdenyut sekitar 60-100 kali per menit. Bagi orang yang sering berolahraga, seperti para atlit biasanya akan memiliki denyut jantung normal yang lebih rendah sekitar 40 kali per menit. Lalu standar denyut nadi normal tersebut harus dirubah menjadi 50-70 kali per menit. Bahkan ada sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa jika denyut nadi seseorang saat istirahat lebih dari 80 kali per menit, maka risiko akan terkena serangan jantung semakin tinggi, meskipun nilai tersebut dianggap normal oleh standar yang digunakan saat ini. 

Lalu bagimana cara untuk menjaga detak jantung supaya tetap normal? Untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasannya berikut ini.

1. Lakukan Olahraga

Cara pertama untuk mempertahankan detak jantung normal adalah dengan berolahraga. Dalam hal ini, lakukan olahraga secara rutin supaya jantung tetap terkondisikan guna memompa lebih lambat walaupun anda sedang dalam kondisi aktivitas yang tinggi. Sehingga dengan melakukan olahraga secara rutin dan bertahap, anda bukan hanya mempertahankan detak jantung normal saja namun juga akan memiliki detak jantung yang sehat yakni sekitar 40-60 kali per menit.

2. Hindari Emosi dan Perasaan Tertentu

Perlu diketahui bahwa adanya perubahan emosi dan perasaan menjadi negatif seperti marah, cemas. Stres, takut, terkejut merupakan faktor yang bisa mempengaruhi denyut nadi normal. Maka dari itu, hindarilah memiliki emosi serta perasaan-perasaan negatif lainnya. Mungkin anda akan sulit untuk bisa menghindari dari rasa kaget atau terkejut, namun anda bisa melatih diri untuk menghindari cemas, marah, stresm dan rasa takut. Dalam hal ini, lakukanlah beberapa hal yang bisa membuat anda mampu menghindari dan mengontrol emosi-emosi tersebut.

3. Hindari Merokok

Merokok memang bisa merusak kesehatan, seperti jantung. Karena dengan merokok bisa membuat detak jantung mengalami peningkatan. Sehingga perokok yang bisa menghentikan kebiasaan merokok cenderung kembali memiliki detak jantung normal.

4. Menjaga Pola Makan

Cara yang terakhir untuk mempertahankan detak jantung yang normal adalah dengan menjaga pola makan. Karena dengan pola makan yang sehat dan baik bisa menjaga berat badan supaya tetap normal dan ideal. Sehingga dengan demikian detak jantung anda akan selalu terjaga. Karena kalau berat badan yang berlebih bisa membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah sehingga denyut nadi meningkat.

Itulah cara menjaga supaya detak jantung tetap normal dan stabil. Semoga artikel ini ada manfaatnya bagi anda semua.

0 comments:

Post a Comment